Alkisah, pada zaman nabi Isa A.S., ada 3 orang yang tamak sedang mencari harta karun didalam hutan. Setelah berhari-hari mencari lokasi yang benar menurut peta, akhirnya mereka menemukannya di sebuah gua. "Hmmm.... Menurut peta, tempat ini adalah letak dari harta karun. Ayo, kita gali di sekitar gua ini."kata si Tinggi. 2 temannya pun menggali, dan tak lama kemudian, mereka menemukan sebuah peti yang berisi emas.
"Wah, kalau kita berhasil membawanya ke kota, maka kita akan menjadi kaya! Namun, peti ini terlalu berat untuk dibawa oleh satu orang, jadi tolong angkat peti ini dan taruh di luar!"kata si Gemuk. Kedua temannya pun mengangkat peti yang berat tersebut dan membawanya ke luar gua.
"Bila kita membawa peti ini ke kota dengan berjalan kaki, maka akan memakan waktu yang lama. Maka aku sarankan kita mencari gubuk terlebih dahulu, lalu akulah yang akan pergi ke kota untuk membeli makanan dan beberapa kuda angkut." kata si Kurus.
Setelah menemukan sebuah gubuk reyot, si Kurus pun meninggalkan si Gemuk dan si Tinggi. Ternyata, ada niat jahat yang muncul di dalam diri si Kurus. Setelah ia membeli makanan, ia membubuhi makanannya dengan racun tikus.
Tak hanya si Kurus yang memiliki sifat jahat, ternyata 2 temannya pun juga. Saat si Kurus memasuki gubuk, dengan segera si Gemuk dan Tinggi memukul si Kurus dengan pentungan. Namun, meskipun satu orang telah gugur, si Tinggi pun belum puas juga.
Pada suatu malam, ketika si Gemuk sedang tertidur pulas, si Tinggi mengendap-endap kedalam kamar si Gemuk. Ditikamnya perut si Gemuk yang besar itu.
"Mengapa......mengapa......kau......" kata si Gemuk yang belum selesai karena ajal menjemputnya duluan. "Jangan kira hanya kau yang ingin mendapat semua bagian, aku pun juga ingin." kata si Tinggi.
Si Tinggi pun ingat, bahwa si Kurus membeli makanan dari kota. Langsung saja dia memakan makanan itu, dan tak lama kemudian mulutnya berbusa.
"Wah, kalau kita berhasil membawanya ke kota, maka kita akan menjadi kaya! Namun, peti ini terlalu berat untuk dibawa oleh satu orang, jadi tolong angkat peti ini dan taruh di luar!"kata si Gemuk. Kedua temannya pun mengangkat peti yang berat tersebut dan membawanya ke luar gua.
"Bila kita membawa peti ini ke kota dengan berjalan kaki, maka akan memakan waktu yang lama. Maka aku sarankan kita mencari gubuk terlebih dahulu, lalu akulah yang akan pergi ke kota untuk membeli makanan dan beberapa kuda angkut." kata si Kurus.
Setelah menemukan sebuah gubuk reyot, si Kurus pun meninggalkan si Gemuk dan si Tinggi. Ternyata, ada niat jahat yang muncul di dalam diri si Kurus. Setelah ia membeli makanan, ia membubuhi makanannya dengan racun tikus.
Tak hanya si Kurus yang memiliki sifat jahat, ternyata 2 temannya pun juga. Saat si Kurus memasuki gubuk, dengan segera si Gemuk dan Tinggi memukul si Kurus dengan pentungan. Namun, meskipun satu orang telah gugur, si Tinggi pun belum puas juga.
Pada suatu malam, ketika si Gemuk sedang tertidur pulas, si Tinggi mengendap-endap kedalam kamar si Gemuk. Ditikamnya perut si Gemuk yang besar itu.
"Mengapa......mengapa......kau......" kata si Gemuk yang belum selesai karena ajal menjemputnya duluan. "Jangan kira hanya kau yang ingin mendapat semua bagian, aku pun juga ingin." kata si Tinggi.
Si Tinggi pun ingat, bahwa si Kurus membeli makanan dari kota. Langsung saja dia memakan makanan itu, dan tak lama kemudian mulutnya berbusa.
0 komentar:
Posting Komentar